Haramnya Judi Poker Menurut Islam

Haramnya Judi Poker Menurut Islam – Poker boleh jadi merupakan salah satu permainan kartu yang cukup banyak dikenal baik oleh mereka yang akrab dengan dunia perjudian maupun mereka yang hanya memainkannya untuk hiburan. Tidak bisa dipungkiri bahwa permainan poker adalah salah satu jenis permainan wajib yang bisa ditemukan di kasino. Meskipun demikian, kita tidak perlu pergi ke kasino untuk bisa memainkan permainan ini mengingat permainan kartu poker sudah diadaptasi dalam berbagai game online maupun offline baik yang berbayar maupun tidak. Kita mungkin cukup terbiasa memainkan permainan kartu poker bersama teman saat nongkrong misalnya. Akan tetapi, timbul satu pertanyaan mengenai hukum judi poker menurut islam. Apakah judi poker itu haram?

Ada banyak jenis permainan kartu yang bisa ditemukan dengan beragam tipe permainan dan bahkan cara bermain. Permainan kartu jenis apapun itu akan dianggap haram bila memenuhi kondisi berikut ini.

Ada Dua Pihak yang Melakukan Taruhan

Mungkin kita perlu membedakan antara sekedar bermain kartu poker dan bermain judi poker. Istilah judi bisa disematkan ketika ada paling tidak dua pihak yang melakukan taruhan dalam permainan kartu poker. Segala jenis judi akan melibatkan dua pihak dalam pertaruhan. Sebuah permainan tidak akan bisa dikatakan judi bila hanya ada satu orang yang mempertaruhkan hartanya yang akan didapatkan oleh pihak yang kalah. Bila pihak lainnya tidak mempertaruhkan apapun sehingga tidak akan kehilangan apapun ketika kalah, permainan semacam ini tidak memenuhi syarat untuk disebut judi.

Harta Dijadikan Bahan Taruhan

Jika menilik hukum bermain toto sgp menurut undang-undang di Indonesia, segala bentuk kegiatan perjudian memang dilarang. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa praktik perjudian ilegal bisa ditemukan di berbagai tempat. Perlu diingat bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang diharamkan bagi umat muslim jika ada paling tidak dua belah pihak yang mempertaruhkan harta saat bermain. Harta tak melulu soal uang dan tanah misalnya. Jasa yang mempunyai nilai tertentu juga bisa dikatakan sebagai harta dan menjadikan pertaruhan haram. Akan tetapi, pertaruhan yang tidak melibatkan harta diperbolehkan. Sebagai contoh, ketika sekelompok orang melakukan undian untuk memperebutkan barisan shaf salat yang paling depan, kegiatan ini tidak bisa dikatakan haram meskipun melibatkan undian di dalamnya.

Menang-Kalah Ditentukan oleh Undian atau Lomba 

Ada istilah dalam bahasa Arab yang menggambarkan kondisi menang atau kalah yang ditentukan dalam sebuah undian maupun lomba. Kondisi ini disebut mughalabah. Ada pertaruhan yang menentukan kekalahan atau kemenangan di dalamnya. Menang atau kalah ini bisa ditentukan dengan cara yang hanya bergantung pada nasib atau bisa dibilang untung-untungan semata. Akan tetapi, kemenangan atau kekalahan tersebut juga bisa ditentukan oleh kegiatan yang melibatkan kemampuan intelektual maupun kecerdasan pemainnya. Apapun cara yang digunakan untuk menentukan kemenangan tersebut, ada pihak yang menang dan pihak yang kalah. Pihak yang kalah akan menanggung kerugian atas harta yang sudah dipertaruhkan yang menjadi hak milik pihak yang menang. Hal inilah yang menyebabkan hukum judi poker menurut islam adalah haram.

Pihak yang Menang Mengambil Harta yang Dipertaruhkan Pihak yang Kalah

Permainan poker bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk perjudian bila ada paling tidak dua pihak yang mempertaruhkan harta bendanya dalam permainan yang melibatkan undian maupun lomba untuk menentukan dan kekalahan. Hanya ada satu pihak yang akan menjadi pemenang. Sebagai pemenang, ia tetap bisa mempertahankan harta yang ia pertaruhkan. Tak hanya itu, ia juga berhak mengambil harta yang dijadikan alat taruhan oleh pihak yang kalah. Dengan demikian, pihak yang kalah akan kehilangan harta yang dijadikan taruhan. Kondisi ini menjadi syarat terakhir yang menyebabkan permainan kartu poker dikatakan haram oleh hukum agama Islam. Apabila permainan kartu poker yang kita lakukan tidak memenuhi salah satu kondisi di atas, permainan kartu poker yang kita mainkan tidak bisa dikatakan haram karena tidak termasuk kegiatan berjudi. Alangkah baiknya jika kita lebih bijak dalam menyikapi segala sesuatu dan lebih berhati-hati dalam bertindak. Faktanya, judi poker tak hanya diharamkan oleh agama Islam, melainkan juga dilarang oleh hukum judi poker menurut undang-undang.